Mata kuliah
METODE PENELITIAN
SEJARAH DAN BUDAYA JEPANG
Drs. Edward L. Poelinggomang
PENGANTAR
1.
HAKEKAT ILMU PENGETAHUAN
a.
Sikap Ilmiah
b.
Metode Ilmiah
c.
Kumpulan pengetahuan yang terstruktur dengan
sistematik dan berurut.
Ketiga hal
tersebut adalah sifat utama dari ilmu pengetahuan dimana orang berpikir dengan
sikap tertentu (sikap ilmiah) dan menggunakan metode ilmiah tertentu untuk
menghasilkan pengetahuan yang teratur dan berurut, selain itu juga untuk
mendapatkan pengetahuan yang benar.
2. KEBENARAN
a.
Kebenaran Koherensi
b.
Kebenaran Korespondensi
c.
Kebenaran Pragmatis
d.
Kebenaran lewat wahyu
3.
HAKEKAT KEBENARAN, terdiri atas a. Pendekatan Epistemic Empirism adalah dia lebih bersifat retrospektif dan kebenaran
pengetahuan
pada apa yang dialami.
b. Pendekatan Semantic Empirism adalah dia lebih bersifat prospektif dan kebenaran
pengetahuan
tergantung pada pengalaman arti dan maknanya.
4.
Positivisme logic adalah suatu pernyataan yang
mempunyai arti apabila pernyataan itu
dapat diperiksa dan dibuktikan melalui
kenyataan empiric. Diperiksa di sini maksudnya
adalah mencari kebenaran (Verifikasi) atau mencari kesalahan
(falsifikasi).
5.
Operasionisme adalah penerapan suatu konsep ke
dalam pengalaman empiris dan
memerlukan perwujudan yang dapat dioperasionalkan
ke dalam materi dan pengalaman
empiric.
6. Pragmatism
adalah suatu proposisi yang berarti akan menunjukkan hubungan antara
keinginan
dan
tindakan
METODE PENELITIAN SOSIAL
penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berdasarkan suatu metode analisi dan fenomena baik yang diamati maupun yang dibuat sendiri.
1. Penelitian dilakukan dengan alasan sebagai berikut :
tindakan
METODE PENELITIAN SOSIAL
penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berdasarkan suatu metode analisi dan fenomena baik yang diamati maupun yang dibuat sendiri.
1. Penelitian dilakukan dengan alasan sebagai berikut :
- ingin menambah khasanah ilmu pengetahuan
- Mencari yang originil (discovery dan invention)
- tidak boleh mengulang karya orang lain, tanpa alasan yang kuat tentang adanya perbedaan
- tidak meneliti sesuatu yang hasilnya dapat diramalkan.
- Menguasai, mahir dan terampil dalam metode serta teknik yang digunakan dalam menyelesaikan persoalan di bidang ilmu.
- Memiliki ketajaman dan kecermatan dalam cara berpikir dan beranalisis.
- Teliti
- ditinjau dari hasil penelitian : dapat dipublikasikan, dapat memiliki hak paten dan berdayaguna
- Ditinjau dari pembinaan tampak kemampuan ilmiah
- Objektif : tidak boleh menyatakan mungkin, pokoknya, asalkan dan sejenisnya
- Logis : suatu cara dan kemampuan berpikir berdasarkan beberapa aksioama dan dalil-dalil yang dinyatakan benar
- kriti : tidak menerima suatu pendapat begitu saja, harus selalu mempertanyakan kebenaran konsep, termasuk yang sudah dianggap benar.
- Sistematik : Runtut, berurut, tidak acak-acakan
- Teliti : tidak sembarangan
- konsisten : tidak berubah-ubah model penelitian yang digunakan
- Mengakumulasi konsep : Konsep baru ditambahkan pada khasanah ilmu pengetahuan, konsep lama diperbaiki, harus ada konsistensi internal dalam ilmu pengetahuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar